-
BAZNAS Kota Blitar Salurkan Bantuan Pemberdayaan Ekonomi Umat kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil
03/12/2025 | BASNAS Kota BlitarBlitar (3/12/2025) — BAZNAS Kota Blitar melaksanakan kegiatan pentasyarufan Bantuan Pemberdayaan Ekonomi Umat dengan menyasar para Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) yang membutuhkan dukungan modal untuk mengembangkan usahanya. Kegiatan pentasyarufan ini menjadi wujud sinergi kuat antara BAZNAS Kota Blitar, MUI Kota Blitar, dan KUA Kecamatan Sananwetan dalam menguatkan gerakan pemberdayaan ekonomi umat. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Kantor BAZNAS Kota Blitar dan diikuti oleh penerima manfaat dari bantuan ini.
Program pemberdayaan ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha mikro kecil yang produktif. Dukungan modal yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, stabilitas produksi, serta memperluas peluang pendapatan bagi para pelaku UMK di Kota Blitar.
Sasaran program adalah para pelaku UMK dari berbagai sektor seperti kuliner, perdagangan kecil, usaha rumahan, dan jasa sederhana yang dinilai memiliki potensi berkembang apabila mendapatkan tambahan modal. Kehadiran bantuan ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi mustahik secara berkelanjutan.
Pimpinan BAZNAS Kota Blitar dalam sambutannya menegaskan bahwa bantuan ini bukan hanya sebatas penyaluran dana, tetapi sebuah langkah strategis untuk mengangkat ekonomi keluarga mustahik.
“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi pendorong tumbuh kembang usaha para pelaku UMK. Modal ini harus dimaksimalkan agar mampu meningkatkan pendapatan, memperluas usaha, dan memberi dampak jangka panjang bagi kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Lebih jauh, BAZNAS Kota Blitar juga berharap program ini dapat memperkuat ekosistem ekonomi di tingkat masyarakat dan masjid. Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi pelaku UMK, diharapkan pula akan bertambah semarak kegiatan jamaah serta terciptanya lingkungan ekonomi yang lebih mandiri dan produktif.
Kegiatan pentasyarufan berlangsung kondusif dan penuh semangat. Para penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan komitmen untuk memanfaatkan dukungan modal ini secara optimal demi perkembangan usaha mereka.